Ibadah haji lebih utama untuk disegerakan!

Mungkin Anda bertanya-tanya tentang anjuran menyegerakan haji. Para ulama pun mempunyai perbedaan pendapat atas hal tersebut, yaitu harus disegerakan atau diperbolehkan untuk menunda keberangkatannya. Ulasan selengkapnya akan diuraikan di bawah ini.

Apabila seseorang yang beragama Islam sudah bisa memenuhi syarat kemampuan untuk pergi haji, tentunya sangat diutamakan supaya menyegerakannya. Orang itu harus segera melakukan pendaftaran keberangkatan ibadah haji dan umroh, dan tidak boleh ditunda lagi pelaksanaannya.

Adapun pendapat seseorang harus segera melaksanakan ibadah haji di antaranya sebagai berikut:

1.   Jumhur para Ulama

Jumhur ulama di antaranya ada mazhab Hambali, Maliki, dan Hanafi yang menegaskan bahwa pelaksanaan pergi haji akan langsung bersifat wajib dikerjakan. Wajib dilakukan apabila seseorang telah dianggap memenuhi syarat wajibnya, maka tidak boleh ditunda-tunda lagi.

Kewajiban bersifat segera seperti yang disebutkan di atas disebut sebagai al wujubu ‘ala al fauri. Hal itu seringkali dipakai oleh para ulama untuk menunjukkan istilah keadaan tersebut. Para ulama pun berpendapat bahwa menunda-nunda pendaftaran haji termasuk dosa jika sudah mampu.

Dosa melakukan penundaan berhaji itu harus Anda hindari, apalagi jika sudah termasuk kategori mapu dalam berbagai hal. Sehingga apabila dilaksanakan, pada akhirnya hukumnya menjadi haji yang qada. Tetapi perlu diketahui bahwa dosa tersebut akan diangkat oleh Allah SWT.

2.   Dalil yang Mewajibkan Seseorang Pergi Haji

Dalil tentang kewajiban pergi haji atau anjuran menyegerakan haji ada banyak, salah satunya sebagai berikut:

Diancam Mati Dalam Keadaan sebagai Nasrani atau Yahudi

Seseorang yang mampu dan mempunyai harta pergi haji, namun selalu menunda-nunda pelaksanaannya akan diancam mati sebagai Nasrani atau Yahudi. Pernyataan tersebut adalah berdasarkan dari hadis riwayat Tirmidzi.

Hadis itu menyampaikan bahwa jangan sampai menyesal pada saat meninggal dalam kondisi sebagai Yahudi atau Nasrani. Hal itu bisa terjadi jika seseorang yang mempunyai kendaraan dan bekal untuk membawanya mengerjakan ibadah haji ke Mekkah namun menundanya.

MuslimPergi sebagai Sistem Informasi Ibadah Umroh dan Haji

Agan travel haji dan umroh akan sangat terbantu dengan pemanfaatan teknologi terkini dan terupdate. Sehingga bisa sangat membantu para tamu Allah yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umroh. Ada banyak kelebihan sistem tersebut apabila diterapkan pasti membawa banyak manfaat tersendiri.

Sistem ini tidak hanya diperuntukkan bai para calon jamaah saja, namun juga untuk para agen travel yang bisnisnya di bidang perjalanan ke tanah suci Mekkah. Travel Anda pun akan memberikan penawaran lebih menarik dengan penggunaan sistem informasi modern Muslim Pergi.

Berbagai manfaat tersebut misalnya yaitu seperti:

1.   Sistem Disajikan secara Informatif

Tidak hanya untuk travel Anda, para jamaah calon haji akan sangat terbantu di dalam pelaksanaan ibadah haji cukup hanya dengan pemakaian aplikasi Muslim Pergi. Hal itu dikarenakan penyajian berbagai paket telah disajikan secara detail dengan tujuan supaya mudah untuk dipahami.

Menu yang tersedia contohnya seperti:

–     Detail paket –     Sisa kursi –     Harga pada setiap variasi –     Transportasi –     Jadwal kegiatan 

2.   Memudahkan para Jamaah dengan Adanya Fitur Radio Transmitter

Para jamaah bisa mendengarkan panduan dari muthawwif atau leader pada saat melakukan serangkaian ibadah. Panduan tersebut mulai dari doa ketika Sai dan Tawaf, sampai mendengarkan seluruh rangkaian tentang kajian dengan sangat nyaman.

Anda bisa memperoleh sistem informasi di atas dengan penawaran terbaik dari PT Muslimina. Apalagi sistem ini mempunyai keunggulan harga murah, memberikan kemudahan, dan aman ketika dipakai. Informasi selengkapya dapat diperoleh melalui aplikasi umroh dan haji milik Muslim Pergi yang terpercaya dan kekinian!

Tag: ibadah haji, anjuran ibadah haji

Hal ini bisa membuat hukum ibadah haji menjadi sunnah

Hukum ibadah haji sendiri dibagi menjadi 4 jenis yaitu seperti wajib, sunnah, makruh, serta haram. Empat hukum tersebut berdasarkan pada kondisi atau keadaan tertentu. Ibadah ini pun bisa menjadi wajib namun juga dapat menjadi ibadah haji yang hukumnya sunnah.

Kondisi atau Keadaan Ibadah Haji yang Hukumnya Sunnah

Hukum ibadah haji haji bisa menjadi sunnah, contohnya yaitu ketika melakukan haji sudah yang ke-2 kalinya. Selain itu bisa juga sunnah apabila dilaksanakan oleh seorang anak dalam kondisi belum baligh, namun sudah mumayyiz. Untuk ulasan lebih lengkapnya, Anda bisa membaca di bawah.

1.   Sudah Pernah Pergi Haji Sebelumnya

Ibadah haji hukumnya dapat menjadi sunnah apabila Anda sudah pernah melaksanakan sebelumnya. Jadi bisa dikatakan bahwa haji yang ke-2 kali dan seterusnya hukumnya sunnah. Hal itu  bisa berbeda hukumnya saat Anda pernah pergi haji, sehingga hukumnya wajib.

Bisa dikatakan bahwa seseorang yang pernah beribadah haji, hukumnya menjadi sunnah dikarenakan perintah Allah melaksanakannya memang hanya satu kali saja seumur hidup. Pernyataan ini berdasarkan pada hadis dari Rasulullah Muhammad SAW.

Hadis tersebut menyampaikan bahwa seandainya apabila Rasulullah mengatakan wajib, pasti para umat muslim tidak akan mampu melaksanakannya. Hadis ini merupakan riwayat dari Muslim. Anda juga dapat menjadikan sumber hadis itu sebagair referensi untuk mengetahui hukum ibadah haji.

Apalagi hadis-hadis yang diramu oleh seorang Muslim tergolong hadis sahih dan bisa dipercaya keasliannya. Pernyataan itu berarti bahwa hadis riwayat Muslim bukanlah hadis palsu atau dhaif, sehingga sudah terjamin dan bukan karangan belaka.

2.   Seseorang yang Belum Baligh

Ibadah haji yang hukumnya sunnah bisa juga dikarenakan keadaan seorang anak belum baligh dan mengerjakan ritual ibadahnya secara keseluruhan. Contoh kasus tersebut, hukum ibadah hajinya menjadi sunnah bagi dirinya sendiri.

Sehingga bisa dilihat bahwa ketika anak tersebut sudah tumbuh menjadi dewasa dan mampu pergi haji, maka akan hukumnya akan tetap menjadi wajib serta harus dikerjakan setelah sudah baligh nanti. Maka dapat disimpulkan bahwa hukum ibadah haji sendiri tergantung pada situasi dan kondisi.

Hadis dan Pendapat Ulama

1.   Bukhori dan Muslim meriwayatkan sebuah hadis, disebutkan bahwa Allah sesungguhnya mencatat semua kebaikan dan kejelekan. Kemudian dijelaskan Allah juga mencatat satu kebaikan sempurna jika ada seseorang yang mempunyai tekad berbuat kebaikan namun tidak dapat terlaksana. Apabila orang tersebut bertekad dan bisa terpenuhi untuk melakukannya, maka Allah mencatatnya sebagai 10 kebaikan. Bahkan bisa sampai dengan 700 kali lipat hingga berkali-kali lipat. Sama halnya ketika seseorang sudah berniat ibadah haji, belum bisa terlaksana pun sudah mendapatkan pahala. Apalagi jika niat tersebut terlaksana, maka Allah memberikan pahala yang berlipat ganda.  

2.   Sementara itu, seorang ulama bernama Sa’id bin Al Musayyib yang termasuk golongan para tabi’in mengatakan bahwa  jika seseorang mempunyai tekad untuk melakukan puasa, shalat, haji, berjihad, atau umroh, maka Allah mencatatnya sesuai dengan yang diniatkan.

Dalam hal haji dan umroh, MuslimPergi memiliki aplikasi umroh dan haji yang sangat membantu para biro travel dan juga calon jamaah untuk menunaikan ibadah tersebut. Aplikasi umroh tersebut memberikan banyak manfaat tidak hanya untuk travel Anda, tetapi juga para calon jamaah. Ada juga menu pilihan menghitung thawaf secara otomatis dan bisa dipakai ketika di Mekkah.

Tag: ibadah haji, hadist ibadah haji, hukum ibadah haji

Perbedaan Pokok Ibadah Haji dan Umroh

Haji dan umroh adalah ibadah yang sama-sama dikerjakan di tanah suci Mekkah. Meskipun kedua ibadah tersebut terdapat kesamaan, namun kamu perlu mengetahui terdapat beberapa hal perbedaan haji dan umroh. Perbedaan itu akan dibahas lebih lengkap pada uraian berikut ini.

2+ Perbedaan Haji dan Umroh Secara Keseluruhan

1.   Hukum Pelaksanaannya

Ibadah haji hukumnya wajib dikerjakan setiap umat muslim yang sudah memenuhi beberapa syarat wajibnya. Ibadah ini pun juga termasuk ke dalam rukun Islam, urutannya yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa di bulan Ramadhan, serta menunaikan ibadah haji ketika sudah mampu.

Hal itu berbeda dengan penetapan hukum ibadah umroh, karena para ulama masih berselisih. Bahkan ada juga yang beranggapan bahwa wajib. Ada juga sebagian lainnya menyebutkan sebagai ibadah sunnah. Hukum mengenai umroh sendiri berdasarkan pada beberapa dalil.

Dalil tersebut misalnya seperti hadis diriwayatkan oleh Tirmidzi, bahwa Rasulullah pernah mendapat pertanyaan tentang apakah umrah wajib dilakukan atau tidak. Nabi Muhammad SAW pun menjawab tidak, pada saat kamu umroh maka akan lebih baik lagi untukmu.

2.   Jumlah Rukunnya

Rukun sendiri adalah suatu ritual yang menjadi penanda keabsahan tentang pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Ibadah Anda bisa dianggap batal ketika salah satu rukunnya tidak dikerjakan. Apabila tidak mengerjakannya, hal itu tidak bisa diganti dengan dam atau denda.

Perbedaan haji dan umroh terletak pada rukun, karena terdapat pelaksanaan rukun di Arafah di dalam beribadah haji. Adapun 5 rukun haji di antaranya yaitu:

–     Berniat untuk ihram –     Melakukan wukuf di daerah Arafah –     Melaksanakan Tawaf –     Sai –     Memotong rambut Anda

Sedangkan rukun ibadah umroh terdiri atas empat hal, adapun rukun tersebut misalnya seperti:

–     Berniat ihram –     Melaksanakan Tawaf –     Sai –     Memotong rambut 

3.   Waktu Pelaksanaannya

Ibadah haji hanya dapat dilaksanakan pada bulan-bulan tertentu saja, yaitu terbatas di antara bulan Syawal sampai dengan hari raya Idul Kurban pada tanggal 10 Dzulhijjah. Sedangkan ibadah umroh bisa dikerjakan pada berbagai waktu, bahkan sepanjang tahun sekalipun.

Sehingga pelaksanaan haji mempunyai waktu yang lebih sempit, jika dibandingkan dengan umroh. Namun perlu diingat bahwa hukum ibadah haji adalah wajib, dan umroh hukumnya sunnah. Anda dapat memilih kewajiban atau ibadah umroh terlebih dahulu, tapi sebaiknya mendahulukan haji.

4.   Kewajiban

Kewajiban di antara ibadah haji dan ibadah umroh ternyata berbeda. Kedua ibadah itu terdapat suatu kewajiban berupa serangkaian manasik, apabila ditinggalkan makan ibadah akan batal. Namun perlu diketahui bahwa kewajiban itu dapat digantikan dengan dam atau denda.

Ibadah haji sendiri mempunyai 5 kewajiban, seperti berniat ihram dari miqat (batas area yang sudah ditetapkan sesuai asal daerah para jamaah), menginap di daerah Muzdalifah dan Mina, melakukan tawaf perpisahan atau wada’, dan melontarkan jumrah.

Kemudian kewajiban ibadah ibadah terdiri dari 2 macam, yaitu berniat ihrah dari miqat dan menjauhi semua larangan ihram. Perlu diketahui juga bahwa ibadah haji membutuhkan waktu antri bertahun-tahun karena pemerintah Arab Saudi membatasi jamaah yang datang dari berbagai negara.

Apalagi di tengah pandemi Corona seperti sekarang ini, pasti pembatasannya lebih ketat atau jumlah jamaahnya semakin dibatasi. Jangan lupa selalu memakai masker di mana pun Anda berada. Perbedaan haji dan umroh yaitu jumlah kewajibannya.

Apabila masih bingung dan tidak tahu doa-doa ketika pelaksanaan ibadah haji maupun umroh, Anda dapat mencoba aplikasi agen umroh dari Muslim Pergi. Aplikasi tersebut berisi tentang hal-hal berkaitan dengan ibadah di Mekkah, yaitu mulai dari jumlah kursi hingga panduan doa ketika Tawaf.

Pada website MuslimPergi, sudah aplikasi demo yang dapat Anda coba. Untuk mendapatkan versi lengkapnya, bisa menghubungi customer service pada menu di pojok kanan atas berupa Hubungi Kami.

Tag: ibadah haji, ibadah umroh, hukum haji dan umroh

Jenis Rezeki dari Allah untuk Manusia

Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang memberikan rezeki kepada semua makhluknya tanpa terkecuali. Rezeki itu pun diberikan melalui berbagai macam cara, sudah ditakar, serta ditetapkan oleh-Nya. Rezeki  sendiri ternyata tergolong menjadi beberapa jenis rezeki.

Rezeki merupakan penghidupan atas semua hal berguna dan bermanfaat untuk makhluk hidup. Rezeki pun bisa diaartikan sebagai bentuk anugerah dari Allah SWT kepada makhluk-Nya. Allah sudah menjamin rezeki bagi seluruh makhluk ciptaan-Nya.

Adapun jenis rezeki di antaranya sebagai berikut ini:

1.   Rezeki Dikarenakan Selalu Berusaha

Allah telah memberikan perintah kepada semua makhluk untuk menjalan kewajibannya, yaitu beribadah. Allah juga memberikan fasilitas berupa suatu hal yang dibutuhkan, melalui rezeki yang diperoleh dari usaha. Hal itu sejalan sebagaimana firman Allah Al Quran surat Ali Imran ayat ke-145. 

Muslim Pergi. Penyedia layanan Software Umroh Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal dengan software umroh dari kami, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket dengan aplikasi umroh yang terpercaya.

2.   Rezeki yang Sudah Dijamin oleh Allah

Allah telah menciptakan alam semesta beserta semua makhluk hidup di dalamnya. Oleh karena hal itu, Allah menjamin seluruh makhluk ciptaan-Nya atas jenis rezeki yang diperoleh, supaya dapat menjalankan tugasnya masing-masing.

Pernyataan itu sudah dijelaskan di dalam Al Quran surat Al Hud pada ayat ke-6. Surat ini berisi bahwa Allah telah menjamin rezeki semua makhluk, meskipun hewan melata sekalipun.

3.   Rezeki Karena Pandai Bersyukur

Allah akan menambahkan rezeki setiap manusia yang selalu bersyukur kepada Allah. Hal ini sesuai dengan ayat yang disebutkan di dalam Al Qur’an, yaitu surat Ibrahim ayat ke-7. Apabila setiap manusia bersyukur Allah akan menambahkan rezekinya, azab-Nya sangat pedih ketika ingkar.

4.   Rezeki Karena Melafalkan Istighfar

Islam mengajarkan para umatnya untuk memperbanyak beristighfar, mohon ampunan kepada Allah  SWT dengan bersungguh-sungguhdan ikhlas. Amalan tersebut diyakini mampu memberikan rezeki berlimpah dari Allah sesuai surat An Nur ayat ke-10-12.

5.   Rezeki Karena Sudah Menikah dan Membangun Rumah Tangga

Pintu rezeki bagi orang-orang menikah akan dibukakan oleh allah SWT. Allah pun akan memberikan pertolongan orang menikah dikarenakan ingin menjaga kesuciannya. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan di dalam Al Quran surat An Nur ayat ke-32.

6.   Rezeki Dikarenakan Anak

Rumah tangga yang dibentuk melalui ikatan pernikahan, kemudian akan dikaruniai buah hati. seorang anak  bahkan sudah membawa rejekinya sejak berada di dalam kandungan sang ibu. Anak  juga akan menambah jenis rezeki orang tuanya, bukan malah menjadi beban.

7.   Rezeki Karena Melakukan Sedekah Karena Allah SWT

Orang-orang yang menyedekahkan hartanya di jalan Allah akan dilipat gandakan rezekinya. Hal itu karena harta tersebut bisa menambah kebaikan serta berkembang menjadi berlipat ganda, sebagaimana sudah disebutkan di dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat ke-245.

Umroh Hanya untuk Jamaah yang Sudah Divaksinasi

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh Muslim Pergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Arab Saudi mempunyai kebijakan bagi siapapun yang ingin umroh diwajibkan harus sudah mendapatkan vaksinasi. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan di tengah pandemi virus Corona.

Diberitakan Aljazeera, Selasa (5/4/2021) Kementerian Haji dan Umrah mengatakan hanya yang diimunisasi yang akan diberikan izin untuk melakukan sholat dan umrah di Masjidil Haram di Mekah. Juga pada hari Senin Otoritas Saudi, yang telah divaksinasi juga diizinkan melakukan umroh sepanjang tahun, mulai dari bulan suci Ramadan.

Dalam websitenya, Kementerian Haji dan Umroh merinci secara jelas tentang kebijakan baru untuk perizinan salat di Masjidil Haram. Berikut rinciannya.

1. Pemberian izin umroh dan salat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadhan 1442 H bagi orang yang diimunisasi sesuai dengan aplikasi (Tawakkalna). Untuk kategori imunisasi (Orang Imun yang mendapat dua dosis COVID-19 vaksin / Immune Person setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin COVID-19 / Immune Person yang sembuh dari infeksi).
2. Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, salat dan kunjungan melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan.
3. Menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari pendaftar.

Terkait kebijakan ini, Kementerian mengatakan akan meningkatkan kapasitas operasional masjid suci sesuai dengan langkah-langkah dan pembatasan COVID-19. Juga tidak jelas apakah kebijakan yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus korona di Arab Saudi, akan diperpanjang hingga haji tahunan akhir tahun ini.

sumber: detik

Syarat Umroh Bulan Ramadhan (Update April 2021)

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh Muslim Pergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Arab Saudi mengumumkan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat wajib bagi jemaah yang akan umroh serta berkunjung ke Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Itu berlaku mulai bulan Ramadhan.

Keputusan itu diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Senin (5/4/2021). Seperti dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), Arab Saudi mewajibkan vaksin COVID-19 untuk kegiatan itu

Keputusan itu diambil untuk menyambut bulan Ramadhan, namun tetap menimbang keselamatan pengunjung dan petugas yang melayani jemaah.

Setelah itu, setiap kali akan mengunjungi dua masjid tersebut, jemaah harus mendaftar melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna. Itu untuk mengatur waktu dan kapasitas masjid.

Nantinya, jemaah wajib menunjukkan bukti izin dan keabsahan telah diverifikasi melalui aplikasi Tawakkalna.

Saat ini, kasus virus Corona di Arab Saudi mencapai 393 ribu dan 6.700 orang di antaranya meninggal dunia. Pemerintah sementara menyediakan lebih dari 5 juta vaksin COVID-19. Jumlah penduduk Arab Saudi sekitar 34 juta jiwa.

Bagaimana dengan pelaksanaan haji?

Arab Saudi mengurangi jumlah jemaah haji sejak akhir Juli 2020 karena pandemi COVID-19.

Hanya sekitar 10 ribu warga muslim di Arab Saudi yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tahun lalu. Jumlah tersebut sangat sedikit dibandingkan dengan 2,5 juta jemaah dari seluruh dunia yang berhaji pada 2019.

Untuk haji tahun ini Arab Saudi belum bisa memastikan bakal membuka haji atau tidak.

Sumber Detik

Sebab & Hukum Tayamum (Bag. 2)

Niat dan Aturan Tayamum dalam Islam

Tayamum merupakan ibadah yang terdiri dari mengusap dahi dan kedua tangan sebagai pengganti wudhu dan mandi jika seorang umat muslim tidak menemukan air. Niat tayamum benar-benar diperbolehkan dengan beberapa syarat dan alasan tertentu.
Artinya, seseorang tidak bisa sembarang melakukan tayamum. Ada beberapa aturan dalam Islam yang memperbolehkan umat-Nya melakukan tayamum, apa sajakah itu? Dan bagaimana sih niat untuk bertayamum sendiri? Apakah niatnya sama dengan wudhu?

Niat Tayamum

Seorang muslim diperbolehkan untuk bertayamum ketika ia dalam kondisi atau situasi seperti :
1.     Langka Air

Tidak ada air yang tersedia atau tidak ada cara bagi Anda untuk mendapatkan air meski telah mencoba mencarinya dengan berbagai cara.
2.     Air Dianggap Berbahaya

Anda diperbolehkan untuk bertayamum ketika penggunaan air memiliki beberapa bahaya. Misalnya, jika air digunakan untuk berwudhu, Anda akan jatuh sakit atau penyakit yang Anda alami akan semakin parah, atau penyakit tersebut akan sangat sulit untuk disembuhkan.
3.     Air Lebih Dibutuhkan untuk Kepentingan Lain

 Jika Anda mendapat air untuk wudhu atau mandi namun pasangan, anak-anak, teman atau bahkan Anda sendiri bergantung pada keberadaan air yang terbatas itu karena haus, maka kondisi ini memperbolehkan Anda untuk tayamum.

4.     Air Hanya Cukup untuk Membersihkan Najis

Apabila badan atau pakaian Anda najis, dan air yang tersisa hanya cukup untuk membuat Anda suci dari najis dan Anda juga tidak memiliki pakaian lagi, maka Anda bisa untuk bertayamum.

Apabila Anda berada dalam salah satu dari kondisi dan situasi di atas, maka Anda bisa untuk melakukan tayamum. Adapun bacaan niat tayamumsendiri adalah :

 “Nawaitut tayammuma lisstibaahatish shalaati fardlol lillaahi taaalaa.”

Artinya: Aku niat melakukan tayamum agar dapat mengerjakan shalat fardlu karena Allah taala.

Aturan Tayammum

Ada lima hal yang wajib ketika melakukan tayamum, di antaranya :
1.     Niat
2.     Memukul atau meletakkan telapak tangan di atas sesuatu yang diperbolehkan untuk bertayamum seperti debu, tanah atau pasir.
3.     Menyeka atau membelai kedua tangan di seluruh dahi dari tempat rambut mulai tumbuh dan di atas alis, kemudian di atas hidung.
4.     Menyeka atau mengelus punggung tangan kanan dengan telapak tangan kiri.
5.     Menyeka atau membelai telapak tangan kanan di punggung tangan kiri.
Sebagai catatan, menurut ulama’, wajib hukumnya kedua telapak tangan dipukul di atas tanah  pada waktu yang bersamaan.

Semua perbuatan tayamum harus dilakukan dengan niat melakukan tayamum, dan untuk mematuhi perintah-perintah Allah SWT.
Tidak ada perbedaan antara orang yang melakukan tayamum sebagai pengganti wudhu dengan orang yang melakukan tayamum sebagai pengganti mandi/

Jika seseorang melakukan tayamum sebagai pengganti wudhu dan jika salah satu hal yang menyebabkan wudhu batal, maka aturan itu juga berlaku pada tayamum. Misal, Anda buang gas dan itu membatalkan wudhu, maka hal itu juga turut membatalkan tayamum.

Tayammum benar dilakukan jika seseorang tidak dapat berwudhu atau mandi. Jadi jika seseorang melakukan tayamum tanpa alasan, maka itu tidak dibenarkan.

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh MuslimPergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Ada fitur panduan manasik yang bisa Anda jadikan pedoman ketika di tanah suci, ada fitur radio transmitter, tracking jamaah, cek jadwal keberangkatan dan banyak fitur lainnya yang tentunya akan semakin mempermudah ibadah Anda di tanah Mekah. Ayo, unduh saja aplikasi ini, gratis!

Sebab & Hukum Tayamum

Tayamum adalah salah satu amalan pengganti wudhu jika Anda tidak dapat menemukan air. Apabila air langka di tempat Anda, melakukan tayamum sangat diperbolehkan. Sebab-sebab tayamumsendiri ada beragam, tidak hanya berdasarkan kelangkaan air saja.
Apa saja sih penyebab seorang muslim diperbolehkan melakukan tayamum? Dan bagaimana hukum yang diatur dalam Islam itu sendiri?

Hukum Tayamum

Secara bahasa, tayamum berarti membidik sesuatu. Adapun secara istilah atau syariah, tayamum adalah tindakan sah dalam beribadah yang memungkinkan umat muslim untuk shalat. Secara syariah, tayamum sama halnya bersuci sebagaimana wudhu dan mandi.
Jika umat muslim tidak dapat menemukan air, maka barulah ia diperbolehkan melakukan tayamum dengan tanah yang murni.
Jadi, secara kesimpulan, hukum tayamum adalah wajib ketika air langka atau tidak ada kemampuan seorang manusia untuk menggunakan air.

Sebab-sebab Tayamum

Di bawah ini ada beberapa sebab yang memperbolehkan seorang umat muslim untuk melakukan tayamum, di antaranya adalah :
1.  Dalam  Perjalanan dan Tidak Menemukan Air

Jika Anda sedang dalam perjalanan dan tidak dapat menemukan air, maka Anda harus melakukan tayamum. Namun, dengan catatan Anda benar-benar tidak akan mungkin menemukan air sebelum waktu shalat selesai.

Situasinya adalah, bahwa tidak ada air sama sekali atau Anda tidak menemukan cukup air untuk wudhu dan mandi dalam perjalanan (atau selama menetap).

Baik perjalanan yang Anda lakukan itu singkat atau tidak, apakah Anda sehat atau tidak, selama air itu langka ditemukan, maka hukumnya boleh melakukan tayamum.

Jadi, ketiadaan air merupakan penyebab utama kewajiban tayamum ketika Anda sudah benar-benar putus asa dalam menemukan air atau mengira bahwa sudah tidak ada air.

Maksud dari kata putus asa adalah ketika seseorang telah mencarinya dengan berbagai cara, namun tidak ada harapan sekali untuk menemukan air dalam perjalanannya. Jika sudah demikian, maka alasan itu bisa menjadi sebab diperbolehkannya melakukan tayamum.

2.  Tidak Bisa Terkena Air
Jika Anda tidak dapat menyentuh air karena sakit atau cacat, maka Anda bisa melakukan tayamum. Apapun penyakit yang Anda rasakan dan tidak bisa tersentuh oleh air, maka itu bisa menjadi sebab diperbolehkannya tayamum.

Begitu pula alasan ketika Anda sakit dan tidak dapat menemukan orang lain untuk membawakan air kepada Anda agar mudah dalam berwudhu. Maka hukum bertayamum juga diperbolehkan.

Pada dasarnya, jika penyakit yang dirasakan ketika bertemu dengan air bisa menyebabkan kematian, kehilangan fungsi tubuh atau anggota tubuh dan memperparah penyakit, maka Anda bisa melakukan tayamum.

3.  Dalam Keadaan Bahaya

Sebab-sebab tayamum yang terakhir adalah terjebak dalam situasi yang bahaya. Ya, hal yang sama juga berlaku untuk Anda ketika bepergian dan berada di dekat air tetapi terhalang untuk mencapainya karena takut akan pencuri atau binatang buas.

Contoh, Anda adalah musafir, 1 meter dari Anda adalah air, namun sumber air itu dekat dengan markas harimau sehingga Anda tidak dapat menjangkaunya karena takut, maka hukumnya boleh melakukan tayamum.

Di Indonesia sendiri memang jarang ada suatu daerah yang sangat amat langka dengan air, berbeda dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah karena memang negaranya sangat identik dengan gurun.

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh Muslim Pergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Dengan aplikasi ini, Anda bisa mendaftarkan perjalanan umroh Anda secara mandiri, mengatur jadwal, cek paket perjalanan dan beragam fitur lainnya! Yuk, unduh aplikasinya segera!

Puasa Arafah, Tata Cara dan Pahalanya

Muslim Pergi adalah startup yang sudah terdaftar resmi di Kementrian Agama Republik Indonesia untuk melayani berbagai macam persoalan mengenai manajemen biro umroh dan haji.

Mulai dari menemukan berbagai macam informasi, melakukan pendaftaran hingga panduan manasik, semua bisa Anda dapatkan di aplikasi ini. Yuk, manfaatkan software umroh dari MuslimPergi!

Pengertian Puasa Arafah dan Pahalanya

Puasa arafah adalah salah satu amalan sunah yang disukai oleh Nabi Muhammad. Ada banyak keutamaan yang didapatkan oleh seorang muslim yang mau berpuasa di bulan ini. Pengertian puasa arafah sendiri didasarkan dari hari Arafah.

Hari Arafah adalah hari kesembilan Dzulhijjah (bulan ke-12 dan terakhir dari kalender Islam) yang mana pada hari tersebut, seluruh orang yang menjalankan ibadah haji harus berdiri di dataran Arafah untuk berdoa. Seperti apa sih pengertian dari puasa ini dan bagaimana keutamaannya?

Puasa arafah merupakan amalan sunah yang bisa dilaksanakan oleh umat muslim. Pada hari Arafah ini, umat muslim disunahkan untuk tidak makan dan minum, menghindari jima’ dan hal-hal lain lain aturan  berpuasa pada bulan ramadan.

Jadi, pengertian puasa arafahadalah niat menahan lapar, dahaga dan nafsu pada hari Arafah. Orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji, maka bisa menghabiskan hari Arafah dengan berpuasa, sebagai persiapan untuk tiga hari perayaan ‘Idul Adha.
Ketika Idul Adha tiba, maka perayaan tersebut menandai berakhirnya haji dan memperingati kesediaan Nabi Ibrahim yang mau mengorbankan putranya Ismail sebagai bukti ketaqwaan beliau kepada Allah.
Abu Hafsah pernah meriwayatkan  bahwa Nabi SAW bersabda bahwasannya puasa pada hari Arafah bisa membebaskan dosa selama dua tahun. Jadi, umat muslim yang mau berpuasa di hari ini, dosa pada tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang akan dihapuskan.
Sementara umat muslim yang ingin puasa pada ‘asyura, (hari kesepuluh Muharram), maka amalan puasa itu bisa menebus dosa tahun-tahun sebelumnya. 

6 Alasan Mengapa Anda Harus Berpuasa Arafah

Hari ‘Arafah adalah salah satu hari terpenting dalam kalender Islam. Meski tidak wajib berpuasa pada hari ini, namun sangat dianjurkan untuk berpuasa. Berikut 7 alasan mengapa Anda harus berpuasa di hari ‘Arafah:
1.     Puasa yang Tidak Pernah Diabaikan Nabi

Hafsah istri Rasul pernah meriwayatkan sebuah hadis yang berisikan 4 hal yang tidak pernah diabaikan oleh Nabi. 4 hal itu adalah berpuasa pada hari ‘Asyura, Arafah, tiga hari setiap bulan, salat subuh dan salat sunnah pagi-pagi sekali.

2.     Diampuni Dosanya
Bagi yang ingin berpuasa di hari Arafah ini, maka Anda akan mendapatkan pengampunan selama dua tahun. Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya di atas, dosa Anda di tahun lalu dan yang akan datang akan dihapuskan.
3.   Terbebas Dari Api Neraka

Hari Arafah adalah hari di mana Allah membebaskan lebih banyak orang dari api neraka. Jadi, bagi Anda yang mau berpuasa di hari Arafah, maka Anda bisa terbebas dari api neraka.


4.     Doa Akan Dikabulkan

Tiga doa yang dipanjatkan pada hari Arafah tidak akan ditolak, yaitu doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.

5.     Dijauhkan Wajahnya dari Api Neraka Selama 70 Tahun

Barangsiapa yang berpuasa suatu hari nanti karena niat demi Allah, maka Allah akan menyingkirkan wajahnya dari api neraka selama 70 tahun.

6.     Masuk Surga
Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, barangsiapa yang berpuasa suatu hari untuk mencari ridha Allah, dan ketika hari di mana ia berpuasa merupakan hari terakhir hidupnya, maka ia akan masuk surga.

Apa itu Puasa Syawal? Dan apa keutamannya?

Travel umroh kini harus mulai berbenah. Nah, di tahun 2020 ini sudah ada aplikasi umroh bernama MuslimPergi yang bisa Anda gunakan. Biro travel umroh Anda bisa menggunakan aplikasi ini untuk agen maupun jamaahnya. 

Apa saja keunggulan aplikasi ini?  

1.     Aplikasi jamaah memuat banyak fitur all-in. Ada menu komplit paket keberangkatan, jadwal sholat, info pemesanan, panduan manasik, radio, bahkan hingga video call dengan keluarga di tanah air. 

2.     Aplikasi agen yang punya menu seperti detail info umroh, paket, harga tiket, hingga itinerary. Menu ini bisa digunakan untuk membantu agen memberikan pelayanan awal kepada jamaah umroh.  

Tunggu apalagi? Segera ubah cara konvensional Anda dalam menjalankan travel umroh ke dalam bentuk digital. Memudahkan jamaah umroh dengan aplikasi travel umroh akan membuat bisnis Anda dilirik banyak orang.

 1 Syawal ditetapkan sebagai hari raya Idhul Fitri bagi umat Islam. Pada hari ini, semua umat Islam di dunia saling bersuka cita menyambut kemenangan. Tapi ketika sudah masuk tanggal 2 Syawal, ada 1 amalan yang sayang jika dilewatkan, karena pahalanya sangat besar.  Tanggal 2-7 Syawal adalah waktu untuk melakukan puasa sunnah. Namanya adalah puasa Syawal yaitu puasa yang dilakukan 6 hari pada bulan tersebut. Puasa ini dimaksudkan untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan amalan yang sudah dilakukan pada saat puasa.  

Ketentuan Puasa Syawal

1.Waktunya Selama 6 Hari di Bulan Syawal 

Puasa ini paling utama dilakukan selepas Idhul Fitri. Tapi jika tidak memungkinkan, maka seorang Muslim bisa melakukannya di lain waktu, selama masih dalam bulan Syawal. Anda bisa menjalankannya di awal, tengah, maupun akhir bulan.  

2.Sebaiknya Berurutan 

Puasa Syawal ini sebaiknya dilakukan berurutan selama 6 hari. Tapi jika Anda berhalangan, puasanya bisa dilakukan berselang-seling sampai totalnya ada 6 hari.  

3.Utamakan Hutang Puasa Dulu 

Jika Anda masih punya tanggungan hutang puasa wajib, maka niatkan dulu untuk membayar hutang tersebut. Membayar hutang puasa di bulan Syawal juga lebih utama, karena kewajiban segera dilakukan.  Kemudian jika hutang puasa wajib sudah tuntas, barulah Anda bisa menjalankan puasa Syawal. Hal ini bisa membuat puasa Syawal Anda lebih berkah, dibandingkan jika hutang puasa belum dibayarkan.  

4.Niat Puasa Syawal 

Niat puasa Syawal bisa diucapkan ketika malam hari. Tapi jika Anda lupa, niat ini juga bisa diucapkan pada pagi hingga siang hari. Dasar ketentuan ini adalah aturan bahwa niat puasa yang dilakukan pada malam hari hanyalah puasa wajib.  Begini niat yang harus Anda lantunkan: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala.

Keutamaan dari Puasa Syawal

  1. Pahala Puasa 1 Tahun 

Seorang Muslim yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal akan mendapatkan keutamaan pahala. Keutamaan dari puasa Syawal yang utama adalah pahala layaknya menjalankan puasa selama 1 tahun penuh. Ketentuan ini sudah dimuat dalam H.R. Muslim No. 1164.  

2.Penyempurna Ibadah Wajib 

Puasa Syawal ternyata juga bisa menyempurnakan ibadah yang dilakukan saat bulan Ramadhan. Amalan sunnah memang punya manfaat untuk menutupi kekurangan yang mungkin saja terjadi pada ibadah wajib umat Muslim.  

3.Tanda Amal Diterima 

Ibadah umat Muslim yang dilakukan selama Ramadhan telah diterima oleh Alloh SWT. Kemudian umat Muslim diharuskan untuk menjalankan amalan lainnya yaitu puasa Syawal. 

4.Amalan 10X Lipat 

Selama menjalankan puasa sunnah ini, semua amalan baik yang Anda lakukan bernilai 10x pahala. Puasa ini juga bisa mendatangkan pertolongan Alloh SWT.