Sebab & Hukum Tayamum

Tayamum adalah salah satu amalan pengganti wudhu jika Anda tidak dapat menemukan air. Apabila air langka di tempat Anda, melakukan tayamum sangat diperbolehkan. Sebab-sebab tayamumsendiri ada beragam, tidak hanya berdasarkan kelangkaan air saja.
Apa saja sih penyebab seorang muslim diperbolehkan melakukan tayamum? Dan bagaimana hukum yang diatur dalam Islam itu sendiri?

Hukum Tayamum

Secara bahasa, tayamum berarti membidik sesuatu. Adapun secara istilah atau syariah, tayamum adalah tindakan sah dalam beribadah yang memungkinkan umat muslim untuk shalat. Secara syariah, tayamum sama halnya bersuci sebagaimana wudhu dan mandi.
Jika umat muslim tidak dapat menemukan air, maka barulah ia diperbolehkan melakukan tayamum dengan tanah yang murni.
Jadi, secara kesimpulan, hukum tayamum adalah wajib ketika air langka atau tidak ada kemampuan seorang manusia untuk menggunakan air.

Sebab-sebab Tayamum

Di bawah ini ada beberapa sebab yang memperbolehkan seorang umat muslim untuk melakukan tayamum, di antaranya adalah :
1.  Dalam  Perjalanan dan Tidak Menemukan Air

Jika Anda sedang dalam perjalanan dan tidak dapat menemukan air, maka Anda harus melakukan tayamum. Namun, dengan catatan Anda benar-benar tidak akan mungkin menemukan air sebelum waktu shalat selesai.

Situasinya adalah, bahwa tidak ada air sama sekali atau Anda tidak menemukan cukup air untuk wudhu dan mandi dalam perjalanan (atau selama menetap).

Baik perjalanan yang Anda lakukan itu singkat atau tidak, apakah Anda sehat atau tidak, selama air itu langka ditemukan, maka hukumnya boleh melakukan tayamum.

Jadi, ketiadaan air merupakan penyebab utama kewajiban tayamum ketika Anda sudah benar-benar putus asa dalam menemukan air atau mengira bahwa sudah tidak ada air.

Maksud dari kata putus asa adalah ketika seseorang telah mencarinya dengan berbagai cara, namun tidak ada harapan sekali untuk menemukan air dalam perjalanannya. Jika sudah demikian, maka alasan itu bisa menjadi sebab diperbolehkannya melakukan tayamum.

2.  Tidak Bisa Terkena Air
Jika Anda tidak dapat menyentuh air karena sakit atau cacat, maka Anda bisa melakukan tayamum. Apapun penyakit yang Anda rasakan dan tidak bisa tersentuh oleh air, maka itu bisa menjadi sebab diperbolehkannya tayamum.

Begitu pula alasan ketika Anda sakit dan tidak dapat menemukan orang lain untuk membawakan air kepada Anda agar mudah dalam berwudhu. Maka hukum bertayamum juga diperbolehkan.

Pada dasarnya, jika penyakit yang dirasakan ketika bertemu dengan air bisa menyebabkan kematian, kehilangan fungsi tubuh atau anggota tubuh dan memperparah penyakit, maka Anda bisa melakukan tayamum.

3.  Dalam Keadaan Bahaya

Sebab-sebab tayamum yang terakhir adalah terjebak dalam situasi yang bahaya. Ya, hal yang sama juga berlaku untuk Anda ketika bepergian dan berada di dekat air tetapi terhalang untuk mencapainya karena takut akan pencuri atau binatang buas.

Contoh, Anda adalah musafir, 1 meter dari Anda adalah air, namun sumber air itu dekat dengan markas harimau sehingga Anda tidak dapat menjangkaunya karena takut, maka hukumnya boleh melakukan tayamum.

Di Indonesia sendiri memang jarang ada suatu daerah yang sangat amat langka dengan air, berbeda dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah karena memang negaranya sangat identik dengan gurun.

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh Muslim Pergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Dengan aplikasi ini, Anda bisa mendaftarkan perjalanan umroh Anda secara mandiri, mengatur jadwal, cek paket perjalanan dan beragam fitur lainnya! Yuk, unduh aplikasinya segera!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *